Timphan Aceh di Dubai
Saya sebagai orang Aceh yang berdomisili jauh dari tanah tempat saya bertumbuh, tentu terkadang memendam kerinduan yang sangat mendalam. Selain keluarga, lidah pun merupakan faktor penting dalam memicu kerinduan.
Timphan merupakan panganan khas Aceh yang paling terkenal. Jika berkunjung ke Aceh, tidak sah jika belum mencoba makanan kecil ini.
Di dubai sendiri saya mencoba membuat timphan tanpa kapur sirih. Rasanya dapat mengobati kerinduan terhadap tanah rencong.
Adapun bahan-bahan yang saya gunakan:
Tepung Ketan 200 gram
Pisang Kerala 250 gram
Garam 1/4 sdt
Santan kental 2 sdm
Daun pisang, bagusnya yang muda tapi saya mendapatkan daun pisang tua karena tidak tersedia.
Pisang Kerala 250 gram
Garam 1/4 sdt
Santan kental 2 sdm
Daun pisang, bagusnya yang muda tapi saya mendapatkan daun pisang tua karena tidak tersedia.
Bahan isi:
Kelapa kukur 100 gram
Gula Merah secukupnya, sisir
Daun pandan
Garam sedikit
Gula Merah secukupnya, sisir
Daun pandan
Garam sedikit
Cara Membuat:
1. Lumatkan pisang dengan menggunakan garpu.
2. Tuang santan dan perlahan masukkan tepung ketan sedikit demi sedikit.
3. Uleni dengan sedikit minyak makan.
4. Masak kelapa kukur dan gula merah dengan cara merebusnya, lalu masukkan daun pandan dan garam, sisihkan.
5. Ambil adonan dan bulatkan. Siapkan minyak makan dan oleskan pada daun pisang.
6. Pipihkan adonan. Letakkan bahan isi dan gulung dengan daun pisang.
7. Kukus timphan selama 30 menit.
8. Selesai
2. Tuang santan dan perlahan masukkan tepung ketan sedikit demi sedikit.
3. Uleni dengan sedikit minyak makan.
4. Masak kelapa kukur dan gula merah dengan cara merebusnya, lalu masukkan daun pandan dan garam, sisihkan.
5. Ambil adonan dan bulatkan. Siapkan minyak makan dan oleskan pada daun pisang.
6. Pipihkan adonan. Letakkan bahan isi dan gulung dengan daun pisang.
7. Kukus timphan selama 30 menit.
8. Selesai

Comments
Post a Comment